sudjai sarmo wrote:Itulah makanya saya tidak mau pakai JR ataupun Spektrum karena saya terbiasa pakai Battery NiMh bijian yang harus pakai tempat battery tambahan yang rawan mati saat terbang namun begitu ditepuk TXnya akan hidup lagi, coba kalau saya pakai JR atau Spektrum pasti lain kisahnya. Apakah dengan Failsafe akan menjamin Pesawat landing dengan mulus ?. Masing2 merek pasti ada kelebihan dan kekurangannya.
Saya tidak perna menyatakan Fail safe akan menjamin model untuk landing dengan mulus, karena yang namanya Fail ya tetaplah Fail..mau diapakan lagi??...
Sepanjang yang saya tau, Fail safe bekerja untuk "menghentikan" model untuk "safety reason", itu tujuan ideal nya...karena saat terjadi signal lost oleh sebab apapun, maka fungsi ini akan menahan "control surface" servos pada pesawat atopun "cyclic control" servo pada heli pada pada "last command" dr Tx seblum terjadinya signal lost dan pada saat yg bersamaan pula akan memerintahkan servo throttle untuk mematikan power plant dari model...
Jika memang kejadian soal battery box yg di atas benar adanya, ya berarti ada kegagalan dalam meng-identifikasi soal tidak layak pakainya battery box atopun pada bagian2 yg berkaitan dg battery box....
Saya juga menggunakan battery box punya JR untuk DX7 Spektrum, bukan saya hendak menyatakan bahwa produk JR lebih unggul, namun dalam kurun waktu penggunaan DX7 Spektrum selama 5 th ini, saya selalu mengadakan pemeriksaan rutin terhadap battery box, rechargable AA size battery dan internal Radio sendiri, untuk meminimalisir power lost pada Tx...
@ Om Jessy,
Alo Om..long time no see juga neh..udah lama ga terbang bareng...masi demen dengan giant-scale plane nya?.....
Soal radio pada postingan Anda kali ini...Spektrum mampu untuk reconnect saat Tx OFF dan ON lagi...namun saya tidak mencobanya di saat heli airborne...hanya sekedar ingin tau apakah Spektrum mampu ato tidak utk "reconnecting"
Alasan saya menyarankan JR yg non DMSS, adalah,mungkin , saya hanya menduga saja, saat ini armada Om Jessy sudah terpasang dengan Rx DSM2...
JR dengan DMSS ini, review terakhir adalah harga Rx nya mahal dan tidak compatible dgn sistem DSM2 ...hehhehehe...
Saran terakhir saya buat Om Jessy adalah melakukan pilihan berdasarkan atas first impression, karena biarpun radio secanggih apapun namun bila kita sendiri secara psikologis, tidak sreg..ya tetap tidak nyaman jadinya...
Terkadang kita memerlukan kepuasan hati dalam memilih Tx, entah mahal atopun murah harga nya...
Lagipula Om, teknologi yang berkembang utk Tx saat ini, hampir kembar siam semuanya di kalangan berbagai merk....hanya kemasan dan tampilannya saja yang berbeda,ditambahi oleh berbagai feature menu yg terkadang buat logika saya , hanya sekedar bunga hiasan semata, jika kita bandingkan dengan hal yg terpenting dari sebuah Tx itu sendiri...





