Kalo saya tidak salah sih,
FASST ini ada unsur DSSS nya, jadi kalo saya tidak salah juga, DSSS memiliki range signal lebih jauh daripada FHSS.... jadi mungkin buat Pak Dhe Suhu Toto cs masi merasa "aman" jika menggunakan FASST...cuma ya itu Pak Dhe..jaman sekarang ini, 2.4 GHz sudah ibaratnya juice buah..ada yang stroberi, alpukat, jeruk, nanas dan ada yang kombinasi 2 sampe 3 rasa...

..jadi terkadang perlu kecermatan dikit tentang "hendak menggunakan 2.4 GHZ yang mana"...
DSSS memiliki 2 channel frekwensi...saat radio dinyalakan, sistem akan memilih frekwensi mana yang lebih "bebas hambatan" dari 2 channel tsb...setelah itu frekwensi yang dipilh akan dikunci...tapi sepanjang system masih bekerja, perpindahan frekwensi masi tetap berlangsung selama sistem mendeteksi adanya "hambatan" yang baru lagi...jadi perpindahan hanya terbatas pada 2 channel frekwensi saja...hambatan ini saya artikan sebagai radio interference
Sedangkan FHSS, frekwensi akan terus melompat ke sana kemari...entah berapa lompatan yg dilakukan, yang pasti sangat banyak...jadi ada atopun tidak ada "radio interference" , frekwensi tetap berpindah ..
Karena itulah, dikatakan FHSS memiliki daya tahan yang lebih bagus terhadap setiap serangan "radio interferrence" daripada DSSS, karena belum sempat di "bidik", frekwensi sudah keburu berpindah...sedangkan DSSS hanya bergantung pada 2 channel frekwensi saja untuk menghindar dari setiap serangan "radio interferrence"...
Apakah karena DSSS yang bersifat tidak sering berpindah frekwensi sehingga menyebabkan intensitas signal yg disebarkan oleh DSSS jauh lebih kontinyu daripada FHSS yang sering melompat kesana kemari, saya pun masih belum ngerti2 banget....jadi perlu koreksi juga neh dari para suhu ...
Ini adalah penjelasan menurut pengertian saya, jadi mohon maaf jika terjadi kesalahan dalam mengartikan, dikarenakan daya pikir otak saya yang amat sangat rendah ini...
Untuk lebih tepatnya lagi dapat dibaca lagi di
http://www.rcmodelreviews.com yang melakukan independent test mengenai daya tahan DSSS, FHSS serta merk2 'cloning' yang dikatakan compatible terhadap JR/Spektrum dan Futaba, terhadap serangan 'radio interferrence'...