nggak apa2 pak toto ... memang harus begitu, biar yakin ...
kesimpulan 1 dan 2 itu udah betul pak.
gampangnya,
- no 1 itu seperti gigi 1 kalo di mobil. speed pesawatnya nggak bisa kenceng, tapi tarikannya mak nyusss ...
- no 2 itu seperti gigi 5. tarikannya lemot, tapi top speed lebih tinggi.
Dalam prakteknya, final check bisa dilakukan dengan tacho-meter, karena beban prop bisa beda2 meskipun ukurannya sama (lain pabrikan).
Jadi selalu harus di tacho pada full throttle.
Hasilnya disesuaikan dengan spec mesin (RPM dimana power maximal). Kalau RPM full throttle terlalu rendah dari spec engine, berarti beban prop terlalu besar, coba dikurangi dengan mengecilkan diameter atau mengurangi pitch.
Sebaliknya kalau RPM terlalu tinggi dari spec mesin, berarti beban prop terlalu ringan, harus ditambah dengan cara memperpanjang diameter prop atau menambah pitch.
Dengan demikian kemampuan mesin bisa digunakan maximal.
Propeler
- christoffel
- First Lieutenant
- Posts: 1292
- Joined: 04 Jan 2008, 13:42
- Location: Pondok Chandra Surabaya
- toto
- Brigadier General
- Posts: 3447
- Joined: 16 May 2007, 10:45
- Location: Cibinong
- Contact:
Oom Chris, terima kasih berat atas pencerahannya sekarang saya jadi lebih pasti dan yakin untuk menganalisis dalam memilih propeller yang tepat sesuai dengan karakteristik terbang yang saya inginkan, entar kalo masih ada pertanyaan yang oot jang bosen ya untuk memberikan pencerahan, nah sekarang saya mo praktekan semoga pesawat enggak nylonong kelebihan tenaga atawa malah nyungsep karena enggak bisa ngangkat ...
- scratcher
- Airman First Class
- Posts: 95
- Joined: 22 Jan 2007, 13:15
- Location: Banten
christoffel wrote:1) ..... kita hanya akan menambah nilai CC, tidak menambah volume udara yg dipindahkan....
2) .....bila digunakan pengukur kecepatan angin, ditemukan kecepatan angin terukur dibelakang prop cuman 30 km/jam berarti CC=30/60=0.5
bila jumlah blade ditambah (multi blade) tentu kecepatannya anginya akan naik juga yg berarti CC nya nambah. Tapi sebanyak2nya jumlah blade, kecepatan angin yg dihasilkan pasti nggak akan lebih dari 60 km/jam, artinya CC nggak akan lebih besar dari 1
...
Om Chris, kalau CC-nya berubah (bertambah) dan kecepatan angin jadi bertambah, berarti kan volume yg dipindahkan juga bertambah ?.... cuma di point 1 kok dikatakan tidak menambah, apakah yg dimaksud itu tidak akan lebih dari volume pada CC=1 ?
terima kasih atas penjelasannya...
- christoffel
- First Lieutenant
- Posts: 1292
- Joined: 04 Jan 2008, 13:42
- Location: Pondok Chandra Surabaya